Berangkat dari cerita Ketuhanan dimana tersebutlah seorang sosok raksasa yang sangat menyeramkan dan sakti, Hiranyakasipu namanya. Ia sangat jahat, bengis dan merupakan musuh bebuyutan Wisnu karena Wisnu telah membunuh saudaranya. Karena kekejamannya, hingga ingin membunuh anaknya yang bernama Prahlada. Bukan tanpa alasan, Prahlada ingin dibunuh oleh Hiranyakasipu karena ia adalah penyembah Wisnu yang taat.
Akhirnya Wisnu datang untuk menyelamatkan Prahlada dalam wujud manusia berkepala singa yang kita kenal dengan nama Narasinga Murthi Awatara.
Akhirnya raksasa Hiranyakasipu dapat dibunuh oleh Narasinga, pada saat sanyakala, di pangkuannya dengan kukunya yang tajam.
Cuplikan cerita diatas mengguggah rasa imajinasi dan kreatifitas ST.Sari Sanggraha, banjar Pesanggaran Denpasar untuk menampilkannya ke dalam bentuk Ogoh -Ogoh.
Sosok Narasinga ditampilkan berlengan enam ,menaiki kereta yang ditarik oleh anantasesa (naga) .
Dek Ogah./pesanggaran/09